in

Prilly Latuconsina ‘Open to Work’ di LinkedIn, Dibanjiri 30 Ribu Tawaran Kerja: Rasanya deg-degan banget

IG Prilly Latuconsina
IG Prilly Latuconsina

Jakarta – Langkah aktris Prilly Latuconsina mengatur status menjadi open to work pada profil LinkedIn-nya menuai respons luar biasa. Dalam waktu singkat, ia mengaku kebanjiran sekitar 30 ribu tawaran kerja dari berbagai perusahaan, organisasi, hingga merek.

Melalui unggahan video di Instagram, Prilly membagikan pengalamannya tersebut pada Kamis (29/1/2026). Ia mengungkapkan antusiasmenya dengan membaca setiap tawaran yang masuk.

“Rasanya deg-degan banget. Jujur, dari kemarin aku baca satu per satu tawaran yang masuk,” katanya.

Tak hanya membaca, Prilly sudah mulai membalas dan berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang berminat berkolaborasi. Salah satu yang akan ia jelajahi adalah kerja sama dengan komunitas peduli lingkungan, selaras dengan ketertarikan pribadinya.

Selain itu, datang pula tawaran dari sebuah media untuk merasakan pengalaman menjadi reporter. Ia bahkan menyambut tantangan warganet untuk merasakan langsung kehidupan sebagai pekerja kantoran.

“Terus aku akan nyobain naik KRL di rush hour supaya ngerasain gimana jadi anak kantoran,” ujarnya.

Meski dibanjiri tawaran, Prilly menyatakan akan bersikap selektif. Ia ingin fokus pada pekerjaan yang bisa dijalani dengan serius, meski bersifat paruh waktu.

“Aku gak mau asal-asalan. Walaupun ini kerja part time, aku mau bertanggung jawab penuh atas kepercayaan yang diberikan,” tegasnya.

Untuk kolaborasi dengan merek, ia memiliki strategi khusus. Prilly memilih memulai dari merek yang sudah dekat dengannya agar dapat memahami produk secara mendalam. Sebagai tindakan nyata, ia akan turun langsung menjadi tenaga penjualan (offline sales) sebuah merek di Summarecon Mall Bekasi pada 30 Januari mendatang.

“Kalau dulu aku jadi brand ambassador tinggal datang ke acara dan foto-foto, kali ini aku harus mempelajari produknya secara mendalam juga melakukan market riset,” kata Prilly.

Written by Buzzy

Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, saat menemui wartawan di Kantor Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Senin (11/08/2025).(KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

Buntut Kasus Hogi “Kejar Jambret Jadi Tersangka”, Kapolres Sleman Kini Dinonaktifkan

RESSA NGAKU IRI - Kolase. Ressa sakit hati dan iri dengan perjuangan Denada sembuhkan putrinya (Instagram)

 Setelah 24 Tahun, Denada Akui Ressa Sebagai Anak Kandung, Namun Gugatan Penelantaran Tetap Berlanjut ke Pengadilan