Tekanan publik terkait isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diangkat mantan istri, Julia ‘Jule’ Prastini, mendorong penyanyi Na Daehoon untuk angkat bicara. Melalui unggahan di Insta Story pada 27 Januari 2026, Daehoon mengaku kondisi mentalnya sedang tidak baik.
“Sejujurnya, aku tidak dalam kondisi baik. Aku hanya berusaha terlihat baik-baik saja, tapi itu ternyata tidak mudah,” tulisnya.
Daehoon menyatakan bahwa selama ini ia memilih menyelesaikan masalah rumah tangganya secara privat. Namun, keputusannya untuk diam justru berakibat pada keluarga dan penggemarnya yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan.
“(Namun) keputusanku untuk diam, ternyata membuat orang-orang di sekitarku, keluargaku, dan kalian yang selama ini mendukungku, harus menerima cemoohan dan ejekan. Itu sungguh menyakitkan bagiku,” lanjutnya.

Ia pun memberikan peringatan tegas. Daehoon menyatakan akan mengambil langkah hukum jika spekulasi dan informasi tidak benar terus beredar. “Apabila spekulasi, tudingan, dan informasi yang tidak sesuai fakta terus disebarkan, maka hal tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan pribadi,” imbuhnya. Ia berharap dapat hidup tenang bersama anak-anaknya.
Isu KDRT ini mencuat setelah Jule, dalam percakapan di platform gosip, mengklaim sebagai korban KDRT selama pernikahan dan menyatakan memiliki bukti kuat, meski tidak pernah merilisnya. Ia kemudian meminta maaf karena klaimnya memicu kericuhan di media sosial.
Dalam kesempatan lain, Jule menyebut harapannya untuk memiliki pasangan yang penyabar di masa depan. “Dia menginginkan suami yang tidak membentak atau berbicara dengan nada tinggi saat marah,” tuturnya dalam sebuah live streaming.
Pernyataan dari kedua belah pihak ini meninggalkan publik menunggu perkembangan lebih lanjut, termasuk kemungkinan langkah hukum yang disebutkan oleh Daehoon.


