in

AS Tambah Kekuatan di Timur Tengah, Kirim tambahan Kapal Perusak Ketegangan dengan Iran makin Memanas, Perang Siap Pecah!

Armada kapal induk USS Abraham Lincoln tiba di Timur Tengah menyusul rencana AS menyerang Iran. (Foto: AFP/HO)
Armada kapal induk USS Abraham Lincoln tiba di Timur Tengah menyusul rencana AS menyerang Iran. (Foto: AFP/HO)

 USS Delbert D. Black diperkuatkan ke kawasan, Presiden Trump peringatkan “semua opsi” terbuka terkait program nuklir Iran.

Amerika Serikat kembali memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah dengan kedatangan kapal perusak USS Delbert D. Black. Keberadaan kapal ini menambah armada kapal perang AS di kawasan yang sudah memanas menyusul ketegangan dengan Iran.

Seorang pejabat AS mengonfirmasi kepada Reuters pada Kamis (29/1) bahwa kapal perang tersebut telah tiba di wilayah Timur Tengah dalam 48 jam terakhir. Kedatangan Delbert D. Black meningkatkan jumlah kapal perusak AS yang berada di kawasan tersebut menjadi enam unit.

Kapal ini dikerahkan untuk bergabung dengan Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln, yang telah beroperasi di wilayah sejak awal pekan. Presiden AS Donald Trump telah menyatakan pengiriman “armada lainnya” usai Abraham Lincoln tiba pada Senin (26/1).

“Presiden AS Donald Trump pada Selasa (27/1) mengaku telah mengirim ‘armada lainnya’ ke Timur Tengah,” seperti dilaporkan.

Penguatan militer ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan antara Washington dan Teheran. Trump telah mengindikasikan kemungkinan serangan terhadap Iran jika negoisasi mengenai program nuklir tidak berlanjut.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan kesiapan negaranya pada Kamis, dengan menyatakan Washington siap menggunakan “semua opsi” untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir, meski ruang diplomatik masih diupayakan.

Iran telah berulang kali menegaskan kesiapannya menghadapi konflik. Menanggapi pengerahan kekuatan AS, Teheran menggelar latihan militer di Selat Hormuz pada 27-29 Januari, menegaskan posisi siap berperang habis-habisan jika diserang.

Ketegangan bilateral ini telah berlangsung lama, dengan isu program nuklir Iran menjadi titik sentral perselisihan, setelah sebelumnya isu demonstrasi dalam negeri Iran juga menjadi perhatian Washington.

Written by Militer

Selebgram Julia Prastini alias Jule

Pasca Cerai karena Kasus Selingkuh, Jule Pilih Nikmati Masa Single dan Buka Peluang Menikah Lagi

Foto: Dok US Navy

Intelijen Israel dan Pejabat Saudi Gelar Pertemuan Terpisah di AS Bahas Ancaman Perang dengan Iran