Apakah hukum mencukur bulu ketiak? Betulkah tidak diperbolehkan atau diharamkan dalam Islam?
Berikut penjelasannya sebagaimana dikutip dari Muslimahcorner.com.
Mencukur bentuknya memangkas dengan alat, namun akar rambut tetap di kulit.
Dan ini berbeda dengan mencabut.
Dalam urusan rambut di badan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan penjelasan masing-masing.
Ada yang beliau anjurkan dicabut, dicukur sampai pangkal (dikerok), atau hanya dipendekkan.
Sikap yang sesuai sunah adalah mengamalkan masing-masing sesuai petunjuk.
Dalam hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ
“Ada lima macam fitrah, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR Bukhari nomor 5891 dan Muslim nomor 258)